Data Manipulation Language (DML) & Data Control Language (DCL) pada Database

  1. Data Manipulation Language (DML)

Bahasa/ perintah SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE dan DELETE.

  1. Perintah INSERT

INSERT perintah ini digunakan untuk menginput/ memasukkan data baru ke dalam database.

Query :

INSERT INTO `nama_database`.`nama_tabel`

(`nama_kolom1`, `nama_kolom2`, `……….`, `nama_kolom x `)

 

VALUES (‘data1’, ‘data2’, ‘…………. ‘, ‘data x’);

Contoh :

Perhatikanlah tipe data yang telah dibuat di atribut kolom tersebut sebelum kita menginput data tersebut seperti yang telah dibahas di Pengenalan XAMPP.

  1. Jika tipe data berupa STRING/ CHARACTER (CHAR, VARCHAR, TEXT) maka gunakan tanda petik tunggal ( ‘ ) diantara data tersebut.
  2. Jika tipe data NUMERIC/ Angka (INT, NUMERIC, DECIMAL) maka tidak perlu menggunakan tanda petik tunggal.
  3. Jika tipe data DATE TIME maka gunakan petik tunggal dengan format “mmddyyyy” (untuk setting tanggal Inggris/ Amerika) atau “yyyymmdd”.
  4. Jika tipe data AUTO NUMBER maka tidak perlu diisi.

 

  1. SELECT

SELECT digunakan untuk menampilkan record (baris) yang ada pada database. Fungsi ini tidak jauh berbeda dengan fungsi VIEW tetapi VIEW biasanya harus membuat data terlebih dahulu agar dapat menampilkan data yang diinginkan.

  1. Menampilkan seluruh data/ record yang berada di database.

Query :

SELECT * FROM nama_tabel

Contoh :

  1. Menampilkan atau membatasi data yang ditampilkan sesuai dengan kondisi yang diinginkan/ ditentukan menggunakan fungsi WHERE.

Query :

SELECT field1, field2, ………….. FROM nama_tabel [WHERE]

  1. Menggunakan Operator Relasional

Operator        =, >, <, >=, <=, <>

Contoh :

  1. Menggunakan Operator Logika
  2. OR, akan menampilkan data sesuai dengan salah satu perintah yang terpenuhi.

Contoh :

  1. AND, akan menampilkan semua data sesuai dengan perintah yang terpenuhi.

Contoh :

 

  1. NOT, akan menampilkan data yang sebaliknya (negasi) atau menampilkan data selain data yang diiginkan.

Contoh :

 

  1. UPDATE

UPDATE, mengubah record (baris) data pada database. Perintah ini sama seperti ALTER hanya saja ALTER merubah field tabel sedangkan UPDATE mengubah field data yang telah disimpan sebelumnya dengan langsung mengarah ke primary key-nya atau field lainnya.

Query :

UPDATE nama_tabel SET field = “value data”

WHERE nama_kolom = “value data”;

Contoh :

Setelah diupdate data ‘address’ dengan NIM=’1621494026’ dengan ‘Tangerang’, maka data akan berubah.

 

  1. DELETE

DELETE, menghapus record (baris) pada database. Perintah ini memiliki fungsi seperti DROP yang memiliki fungsi menghapus seluruh data tabel pada database, sedangkan DELETE hanya menghapus data (value) yang ada didalam tabel database tersebut.

Query :

DELETE FROM nama_tabel

WHERE kondisi yang diinginkan.

Contoh :

 

  1. Data Control Language (DCL)

Data Control Language (DCL), digunakan untuk mengontrol hak pra user dengan perintah GRANT dan REVOKE.

  1. GRANT, digunakan untuk memberikan akses pada user terhadap database.
  2. REVOKE, digunakan untuk mencabut/ melepaskan hak akses user terhadap database.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s